Minggu, 23 Maret 2014

Sistem Manajemen


Konsep Dasar Sistem Menurut Fat pengertian sistem adalah sebagai berikut :“Sistem adalah suatu himpunan suatu “benda” nyata atau abstrak (a set of thing) yang terdiri dari bagian–bagian atau komponen-komponen yang saling berkaitan, berhubungan, berketergantungan, saling mendukung, yang secara keseluruhan bersatu dalam satu kesatuan (Unity) untuk mencapai tujuan tertentu secara efisien dan efektif”.

Pengertian Sistem Menurut Indrajit (2001: 2) mengemukakan bahwa sistem mengandung arti kumpulan-kumpulan dari komponen-komponen yang dimiliki unsur keterkaitan antara satu dengan lainnya.
Pengertian Sistem Menurut Jogianto (2005: 2) mengemukakan bahwa sistem adalah kumpulan dari elemen-elemen yang berinteraksi untuk mencapai suatu tujuan tertentu. sistem ini menggambarkan suatu kejadian-kejadian dan kesatuan yang nyata adalah suatu objek nyata, seperti tempat, benda, dan orang-orang yang betul-betul ada dan terjadi.

Pengertian Sistem Menurut Murdick, R.G, (1991 : 27) Suatu sistem adalah seperangkat elemen yang membentuk kumpulan atau procedure-prosedure/bagan-bagan pengolahan yang mencari suatu tujuan bagian atau tujuan bersama dengan mengoperasikan data dan/atau barang pada waktu rujukan tertentu untuk menghasilkan informasi dan/atau energi dan/atau barang.  .

Pengertian Sistem Menurut Jerry FutzGerald, (1981 : 5) Sistem adalah suatu jaringan kerja dari prosedur-prosedur yang saling berhubungan, berkumpul bersama-sama untuk melakukan suatu kegiatan atau untuk menyelesaikan suatu sasaran yang tertentu.

Pengertian Sistem Menurut Davis, G.B, (1991 : 45 ) Sistem secara fisik adalah kumpulan dari elemen-elemen yang beroperasi bersama-sama untuk menyelesaikan suatu sasaran

Definisi Sistem Menurut Dr. Ir. Harijono Djojodihardjo (1984: 78) “Suatu sistem adalah sekumpulan objek yang mencakup hubungan fungsional antara tiap-tiap objek dan hubungan antara ciri tiap objek, dan yang secara keseluruhan merupakan suatu kesatuan secara fungsional.”

Definisi Sistem Menurut Lani Sidharta (1995: 9), “Sistem adalah himpunan dari bagian-bagian yang saling berhubungan yang secara bersama mencapai tujuan-tujuan yang sama”

Dengan demikian sistem merupakan kumpulan dari beberapa bagaian yang memiliki keterkaitan dan saling bekerja sama serta membentuk suatu kesatuan untuk mencapai suatu tujuan dari sistem tersebut. maksud dari suatu sistem adalah untuk mencapai suatu tujuan dan sasaran dalam ruang lingkup yang sempit.


Sistem manajemen  yang di terapkan oleh manajer dalam memimpin suatu organisasi (perusahan) tergantung pada karakter seorang manajer dan keadaan organisasi yang dipimpinya.

Sistem – sistem manajemen itu dapat di bedakan atas:
1. Manajemen bapak (paternalistic management).
2. Manajemen tertutup (closed management).
3. Manajemen terbuka (open management).
4. Manajemen demokrasi (democratic management).
      
Uraian singkat mengenai keempat sistem manajemeen di atas, adalah sebagai berikut:
1.      Paternalistik management (Manajemen bapak) 
          Pateiatan rnalistik management adalah suatu sistem yang hanya memfokuskan usahanya / kegiatanya kepada bapak, bapak dalam hal ini diartikan sebagai seorang atasan perusahaan, setiap usaha dan kegatan apapun karyawan (bawahan) hanya mengerjakan apa yang diinginkan oleh atasan (bapak) baginya itulah yang paling dianggap benar, artinya para karyawan mempertuhankan atasanya yang dianggapnya paling pintar, benar dan mengetahuinya. 

Kelebihan:
Jika pemimpin itu masih dalam kekuasaan yang  wajar, maka karyawanya cepat bergerak dan berkerja, karena hanya mendengar satu instruksi saja, dengan begitu tujuan bisa dijalankan dengan baik.

Kelemahan:
a. jka perusahaan tersebut dipimpin oleh orang yang tidak ahli dan tidak benar yang hanya mementingkan      kekuasaan, maka karyawanya pun akan ikut mencontoh dan perusahaan tersebut akan hancur.
b. Kemajuan perusahaan tersebut hanya berjalan ditempat, artinya tidak sukses tapi tidak pula gagal, karena     bawahan hhanya tergantung pada satu perintah saja, tanpa didukung oleh kreativitas bawahanya.
c. Jika terjadi pergantian pemimpin, pemimpin yang baru akan susah beradaptasi dengan pola perusahaan tersebut, karena para karyawanya masih menganut setruktur organisasi yang ada, yang telah diwarisken atau diperintahkan oleh pemi]mpin yang lama.

2.      Closed Management (Manajemen tertutup)
         Manajemen tertutup adalah suatu sistem yang setiap kegiatan, dan keadaan perusahaan tidak diberitahukan kepada siapapun, baik itu rekan bisnis ataupun bawahanya sekalipun. Manajer tidak menginformasikan apakah perusahaannya tersebut untung atau rugi, yang diketahui oleh karyawanya hanyalah mengerjakan apa yang diperintahkan, keputusan yang diambil dalam setiap tindakan tanpa melibatkan partisipasi dan musyawarah dari bawahanya.

Kelebihan:
a. privacy dan keadaan perusahaan hanya diketahui oleh pemimpin dan sekretarisnya saja sehingga sangat terjamin.
b. pengambilan keputusan lebih cepat dan tidak memerlukan waktu lama.
c. perusahaan lain tidak dapat mengetahui keadaan perusahaan tersebut.

Kelemahan:
a. para karyawan tidak mengetahui apakah untung dan  rugi perusahaan tersebut.
b. ketika terjadi masalah dan tidak dapat dipecahkan, maka yang menanggung beban tersebut hanyalah pemimpin saja, sehingga terasa berat dan sulit untuk diselesaikan karena tidak ada yang membantu memikulnya.
c. tidak adanya penerus-penerus yang berbakat yang dianggap mampu melanjutkan tongkat estafet perusahaan tersebut.
d.bawahan hanya bersikap masa bodoh dan tidak mau ambil pusing dengan apa yang terjadi terhadap perusahaanya sehingga tidak menimbulkan rasa kebersamaan.
e. tidak dapat memicu kreativitas karyawanya, karena ia tidak melihat hasil dari kerja kerasnya, apakah hasilnya optimal atau kurang optimal untuk melanjutkan perusahaannya.

3.      Open management (Manajemen terbuka)
         Open management adalah manajer lebih terbuka kepada bawahanya, ia menginformasikan karayawanya apa yang harus diketahui oleh bawanya. tapi tetap pada batasan-batasan tertentu. Rahasia perusahaan pun tidak disampaikan pada seluruh golongan dan kedudukan bawahan tersebut, artinya jika ia masih golongan bawah, rahasia perusahaan pun yang tidak diketahui hanya sedikit, dan sebaliknya.

Kebaikan:
a. para bawahan ikut memikirkan kondisi-kondisi perusahaannya.
b. para bawahan sudah mengetahui kerangka perusahaan tersebut sehingga ia yakin dengan keputusan yang akan diambil.
c. para bawahan akan memacu kreativitasnya untuk memberikan yang terbaik.
d. para bawahan merasa mendapat pendidikan dan pengarahan sehingga terjadi pembentukan generasi yang terampil.
e. menimbulkan persaingan yang sehat antara bawahan, sehingga mereka berlomba lomba menunjukan hasil kerja yang optimal.
f. akan menimbulkan sikap kerja sama, saling tolong menolong,  danx sikap rasa kebersamaan yang harmonis antar bawahan.
g. bawahan atau karyawan akan merasa sepenanggungannya terhadap apa  yang dialami perusahaan tersebut. secara tidak langsung menimbulkan sikap berat sama dipikul, ringan sama dijinjing.
h. tidak menimbulkan sifat buruk sangka, dan sifat diskriminasi terhadap pemimpinnya.

Kelemahan:
a. pengambilan keputusan terkesan lambat dan tidak mayakinkan.
b. rahasia perusahaan tidak terjamin, karena memungkinkan ada salah satu pihak yang membocorkannya, yang menginginkan perusahaan tersebut hancur dan bangkrut.
c. kecakapan dan kepemimpinan manajer akan lebih mudah diketahui oleh seluruh bawahannya sehingga wibawanya sebagai seorang pemimpin akan berkurang.
d. akan timbul sikap penilaian positif atau negatif terhadap pola pikir dan tingkah laku pemimpinnya.

4.      Democratic Management (Manajemen Demokrasi)
         Manajemen demokrasi adalah sistem dimana seluruh bawahan didengar aspirasi dan kririkannya terhadap suatu perusahaan yang dianggap membangun.

Kelebihan:
a. keputusan yang diambil dapat meyakinkan, lebih baik dan berguna karena keputusan dari banyak pihak.
b. tidak adanya sikap penguasa dan yang disukai.
c. adanya sikap tanggung jawab dari berbagai pihak yang bersangkutan.
d. struktur dan kerangka organisasi diketahui oleh kalangan umum.

Kelemahan:
a. membutuhkan biaya yang banyak, sehingga boros dari segi keuangan dan waktu yang lama.
b. adanya sikap minoritas dan mayoritas dalam pengumpulan pendapat.
c. menimbulkan sikap siapa yang menang dan kalah pada saat beragumentasi dan saling menyalahkan.

Dari beberapa sistem manajemen tersebut, pada dasarnya semua diterapkan dalam suatu perusahaan, karena masing-masing sistem tersebut memeiliki kelebihan yang jika dikumpulkan dan dapat dijalankan dengan baik, maka akan mengahasilkan suatu keberhasilan perusahaan yang ingin dicapai dengan sempurna. tapi kembali lagi kepada individu yang menjalankan dan menerapkan sistem ini diperusahaannya. Jika pemiimpin menganggap sistem ini sebagai sebuah tanggung jawab, maka perusahaan / organisasi akan sukses dan maju. Sebaliknya jika pemimpin tersebut menganggap sistem ini sebagai jalan untuk mendapatkan kekuasaan, maka perusahaan tersebut tidak akan bertahan lama.





Tidak ada komentar:

Posting Komentar